oleh Setta
Obituary
Bagi pembaca rubrik “Oase Iman”eramuslim. Com yang telah membaca artikel saya sebelumnya, yaitu”Lin, Aku Belajar Banyak Darimu” yang saya tulis pertengahan Januari 2007 silam dan baru dimuat tanggal 18 November 2007 kemarin, saya informasikan bahwa pada penghujung Oktober 2007 yang baru lalu, Lin telah kembali ke haribaan-Nya.
Hix3 aq ingin hidup lama.
Trllu serakahkh aq jk aq brhrap utk hidup?
Jk mmng hrs mati cpt, aq sgt ingin jd rumput di surga nanti.
Bisa g y? Aq g mngkin jd bidadari.
Aq cm mo jd rumput.
11:29:45 12/25/2006
Saya mengenalnya sejak 2003 silam. Seorang gadis Chinese. Lin atau Alin, saya lebih suka memanggilnya begitu saat menyapanya langsung. Nama lengkapnya Ita Yoanita Afrianty Lin Che Ying. Dia mendeskripsikan arti namanya itu lewat sebuah sms:
Dari dlu aq tau klo arti namaq ad hubngnny dg cinta Tp aq br tau klo artiny trnyta “Tuhan adlh Cinta. ”
Asal namaq dr bhs Yunani.
Papa ingin aq sll mnbarkn cinta ksh di mnpun kuberada.
20:56:14 01/29/2006
Saya tidak tahu pasti, itu arti untuk kata yang manakah dari namanya yang panjang itu. Lin salah satu sahabat terbaik yang pernah saya miliki. Kami hampir tak pernah berjumpa, tapi kami sering berkomunikasi via sms dan email.
Kemarin sore (06/11), tepat pukul 16:19:56 WIB, Hp saya berdering. Dari seorang sahabat akrab. Mengabarkan—atau lebih tepatnya meminta klarifikasi, “Apa benar Lin telah wafat seminggu yang lalu setelah operasi?”
Saya tercenung—tepatnya kaget.
Dan, ternyata berita itu benar adanya. Setelah konfirmasi ke salah seorang anggota keluarganya, benar Lin telah kembali ke haribaan-Nya, setelah sebelumnya menjalani operasi kanker otak yang sudah dideritanya sejak beberapa tahun silam.
Innaa lilLaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.
AlLaahumma ighfirlahaa, warhamhaa,
wa ‘aafihii wa’fu ‘anhaa.
Aamiiin.
Semoga kembali ke sisi-Nya adalah yang terbaik untukmu, Sahabat.
Saya masih menyimpan sms terakhirnya—benar-benar yang terakhir darinya:
U. Seta aq prgi skrg. jga dirimu bǽk2.
brjnjilh u sll bhagia. Maafkn aq.
trmksh ats smuaň. Hix3 aq prgi. Asswrb.
11:19:33 10/26/2007
Kami—sahabat-sahabatmu, akan mengenangmu sebagai sosok yang selayaknya kami kenang. Kesungguhanmu “melahap” 7 juz (baca: tujuh juz) Al-Quran dalam semalam di malam-malam i’tikaf Ramadhan terakhirmu, akan kami coba ikuti, Lin.
Selamat datang di haribaan-Nya. Selamat berjumpa dengan kekasih sejatimu. Kami yakin, itu tempat yang layak untukmu. Bahkan, tidak sekadar menjadi rumput di sisi-Nya. Insya Allah. Amin.
Beberapa sms Lin yang masih tersimpan di sebuah folder CPU saya:
A tree is known by its fruit, a man by his deed.
A good deed is never lost, he who saws courtesy reaps friendship, n he who plant kindness gathers love.
11:59:32 02/28/2007
I breathed a song into the air.
It fell 2 earth I knew not where,
and d song from the beginning 2 end,
I found again in the heart of a friend.
14:25:46 03/02/2007
Hiasilah mimpimu dengan tetesan air sembahyang.
Lelapkan matamu dengan alunan zikrullah.
Selimutkan dirimu dengan kalimah syahadah.
Alaskan tidurmu dengan do’a.
19:12:03 03/21/2007
Pagi basah, 7 November 2007 07:29
http://setta. Blogs.friendster. Com/the_way_to_paradise/
Assalamualaikum.. Subhanallah, ceritanya betul-betul menginspirasi. Bagaimana seseorang yg diberikan bnyk cobaan oleh Allah bs ttp bersangka baik dan bersyukur pd Allah, dan jg pny cita2 yg begitu tinggi (jihad). Lalu bgmana dgn kt yg tlh diciptakan dgn sgt sempurna dan diberi kenikmatan yg bgt bnyk. Masihkah dunia yg mjd tujuan utama hdp kt? Astaghfirullah..
Oleh: Lia on Februari 23, 2008
at 13:50
ya kita memang harus banyak belajar… belajar menghargai hidup yang ALLAH berikan ini… belajar bersyukur… dan memberi manfaat buat orang banyak
Oleh: firman on Februari 25, 2008
at 02:53
sedih memang kehilangan sahabat terbaik, tapi pernah g kita membayangkan jika kita difonis umur kita sebentar lg ( memang umur ditangan ALLAH) dengan penyakit yg g bisa kita bayangkan bahayanya, apa yg akan kita lakukan untuk mengisi sisa-sisa umur kita. LAA HAULA WALA KUWWATA ILLABILLAH, INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJIUN. semoga diakhir hidup kita mendapat khusnul khotimah.
Oleh: astri on Juli 25, 2008
at 06:58